Poco X2 – Smartphone Terbaru Pocophone yang Hanya Numpang Lewat?

Diposting pada
Sudah berbulan-bulan, bahkan lebih dari setahun ketika smartphone bernama Pocophone F1 muncul dan membuat dunia per-smartphone-nan heboh. Waktu setahun sebenarnya cukup bagi sebuah brand smartphone untuk mengembangkan smartphone baru. Bagi beberapa brand, setahun bahkan bisa merilis dua sampai tiga smartphone baru. Tetapi Pocophone, bahkan belum memperlihatkan tanda-tanda akan merilis suksesor F1. 
Alih-alih merilis Pocophone F2 – atau smartphone apapun itu namanya yang memiliki “spirit” yang sama dengan F1 – Pocophone malah merilis smartphone yang, bisa dibilang kurang nendang. Bahkan jika disebut merilis pun kurang tepat, karena disini Pocophone hanya melakukan re-brand dari smartphone yang sudah dirilis sebelumnya. Redmi K30 menjadi smartphone yang terpilih untuk sebagai smartphone Pocophone baru, dengan tulisan Poco di bagian belakang.
Hal sebenarnya bukan merupakan kesalahan atau dosa, tetapi bagi Pocophone yang pertama kali kemunculannya langsung memberikan dampak besar di jagat smartphone dunia dengan F1-nya, tentu bisa dibilang hal tersebut sebagai kemunduran. Bahkan jika kemudian namanya pun tidak ada embel-embel F nya melainkan sebuah lini baru, yang menandakan Pocophone ini nantinya akan memiliki beberapa seri smartphone. Yang menjadi masalah adalah re-brand. Jika Pocophone merancang smartphone sendiri, bukan melakukan re-brand, mungkin penggila gadget akan lebih tertarik.
Seperti diketahui, Pocophone F1 saat itu muncul dengan desain yang berbeda dari rata-rata smartphone Xiaomi. Ditambah dengan spesifikasinya yang benar-benar menggemparkan dan harganya yang miring benar-benar sangat menggoda. Sementara apa yang dilakukan Pocophone saat ini dengan Poco X2 ini hanya seperti “agar Pocophone tidak dilupakan” atau “agar orang-orang ingat Pocophone masih eksis.”
Lihat saja dari tampilan dan jeroannya. Tak ada yang benar-benar berbeda, yang wajar saja karena pada dasarnya Poco X2 adalah Redmi K30. Dari dimensi bodinya, ukuran layar, hingga penggunaan Snapdragon 730G dan fitur-fiturnya. Jikapun ada perbedaan, hanya ada pada bagian-bagian tertentu misalnya expandable memory yang lebih besar pada Poco X2 dibandingkan Redmi K30.
Masalahnya, Pocophone belum akan merilis smartphone layaknya Poco F1, seperti dilansir Android Authority, salah satu petinggi Pocophone mengatakan bahwa chipset Snapdragon 800 Series sekarang harganya sangat mahal, ditambah lagi dengan dukungan 5G, menjadikan chipset tersebut harganya menjadi lebih mahal. Sementara Snapdragon 845 saat ini sudah sangat sulit ditemukan di pasar. Salah satu pilihannya, jika memang Pocophone ingin merilis smartphone yang bisa menghebohkan seperti Poco F1 lalu, paling tidak Pocophone memang minimal menggunakan Snapdgaron 855. Sementara Snapdragon 865 harganya sangat mahal dan mustahil jika dipasarkan pada sebuah smartphone seperti Poco F1.
Jadi memang, untuk saat ini penerus Poco F1 belum akan muncul setidaknya dalam waktu dekat. Penggemar Pocophone F1 memang mengharapkan penerus F1 ini paling tidak memiliki konsep yang sama; killer specs dengan harga yang terjangkau. Jadi, bagi penggemar Pocophone F1 untuk saat ini jika memang sudah tak sabar menggunakan smartphone Poco bisa menggunakan Poco X2. Atau sabar lebih lama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *